Penjelasan Batch,Multiprogramming,Time Sharing,Multiprocessing,Real Time beserta kasusnya

0
17

Penjelasan batch

Batch System adalah untuk meningkatkan utilitas CPU dalam menangani job-job yang ada.

Bentuk Batch system

  1. Resident Monitor;
    A. Operator bertugas mengatur urutan job.
    B. Job-job yang sama cukup dicetak sekali saja, cara inilah yang disebut “Batch System”
    Contoh: Dik proses-proses berikut:
    P1=Pascal, P2=Word, P3=Database, P4=Pascal lagi
    Jadi: P1 dan P4 diambil hanya satu kali saja.
  2. Overlap operasi antara I/O dengan CPU, Dapat dilakukan dengan 2 cara :

A. Off-line Processing, data-data dibaca dari card reader tidak langsung dibawa ke CPU, tetapi disimpan terlebih dahulu pada tape drivers, demikian sebaliknya untuk menampilkan data.
B. Spooling, untuk mengatasi kerja tape drivers yang bersifat sekuensial digunakan sebuah disk sehingga proses dapat dikerjakan secara random.

Multiprogramming System

Prinsip dasarnya adalah meletakkan lebih dari satu program dalam memori utama.
Beberapa job yang siap untuk dieksekusi, dikumpulkan dalam sebuah pool. Sistem operasi mengambil job-job tersebut dan meletakannya di memori dalam bentuk antrian. Jika suatu job yang sedang dieksekusi menunggu I/O maka job tersebut untuk sementara dapat digantikan oleh job berikut:

  • Membagi memori utama menjadi beberapa partisi dan tiap-tiap parisi berisi sebuah proses.
  • Program partisi berisi proses-proses dengan prioritas lebih tinggi.
  • Pemrosesan dilakukan secara bergantian.
  • Jika suatu proses membutuhkan I/O, maka proses berikut digantikan oleh proses berikutnya.

Time Sharing System

Sering juga disebut dengan multitasking. Konsepnya sama halnya dengan multiprogramming system hanya saja waktu prosesnya dibatasi. Waktu maksimum yang digunakan untuk menggunakan CPU disebut waktu quantum.
Keuntungannya

  • Tingkat kebersamaan semua proses dalam peng-gunaan CPU semakin tinggi, sehingga semua proses dapat dikerjakan secara bergantian.
    Kerugiannya
  • Switching time besar sehingga utilitasnya rendah.
INFO BARU :  Sistem operasional non stop (redundasi)

Multiprocessing System

Multiprocessing merupakan suatu sistem yang memiliki lebih dari 1 CPU (processor).

Pengerjaan sebuah job dilakukan dengan 2 cara:

Paralel System,
Menggunakan bus, clock, memori dan peralatan lainnya secara bersama-sama.
Setiap processor mengerjakan jenis job yang berbeda
Dan memiliki sifat, sbb:
Symmetric Multiprocessing, artinya masing-masing processor mempunyai SO yang sama.
Asymmetric Multiprocessing, artinya satu processor berfungsi sebagai “master”, dan yang lainya berfungsi sebagai “slave”. Master processor bertugas mengatur jadwal & mengalokasikan kerja tiap-tiap slave processor.

Keuntungannya

Proses lebih cepat, biaya lebih murah karena bus, clock, memori dan peralatan yang lainnya masing2 hanya satu.

Kerugiannya
Satu processor mengerjakan satu jenis proses, maka jika processor itu rusak, maka seluruh proses akan gagal.

Distributed System,
Sering juga disebut “Loosely Coupled System” , yaitu kumpulan processor yang masing-masing mempunyai memori atau clock sendiri dan semua processor dapat mengerjakan semua jenis proses.
Keuntungannya

  • Recource digunakan secara bersama-sama.
  • Suatu komputasi dibagi menjadi beberapa subkomputasi & masing2 subkomputasi dikerjakan oleh tiap2 processor sehingga akan meningkatkan kecepatan proses tsb.
  • Reliabilitas, jika suatu processor gagal, maka processor dapat mengerjakan proses tersebut.
  • Komunikasi, memungkinkan adanya transfer data dari 1 program ke program lainnya.

Real Time System

Real Time System digunakan jika suatu operasi memerlukan ketepatan waktu dari processor, dan sering digunakan sebagai pengontrol terhadap aplikasi-aplikasi tertentu. Terdapat 2 bentuk Real Time System, yaitu:

  1. Hard real time, menjamin critical task selesai tepat waktu.
  2. Soft real time, memberikan prioritas pada critical task dibandingkan dengan task lainnya sampai critical task tersebut selesai dikerjakan

Sistem Operasi Terpusat

Sistem Operasi Terpusat adalah sistem operasi yang dapat menangani multipro-cessor dimana semua processor menggunakan satu memori utama. Sebuah processor bertindak sebagai “master” dan yang lainnya sebagai “slave”

INFO BARU :  Persiapan ujian sistem operasi lengkap dan pembahasan nya

Sistem Operasi Terdistribusi

Sistem Operasi Terdistribusi adalah sistem operasi yang dapat menangani multipro-cessor dimana masing-masing processor memiliki memori utama sendiri.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here